Jumat, 15 Juni 2012

Kewirausahaan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgRw1-DAB_e1FTYKfaXnSXbRgw89jgKC5BhG8bDq-zXnbHQVu70eG2m0scZkX_N-U8HrTgLLinnmCBE0nxp3LJBVji0nkzZqoGm3uybwfLd8p7s-eenaPCFdRygYi7Z7W8b9f-pE1vOPHo/s200/logo_gunadarma.jpg


RYAN ALFA DEVOTA
49210333
2DA03






UNIVERSITAS GUNADARMA
2012







1.       Apa inti dan karakteristik wirausaha?
Jawab :
Kewirausahaan adalah kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar, kiat dan sumber daya untuk mencari peluang menuju sukses. Inti dari kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (creative new and different). Proses kreatif dan inovatif biasanya diawali dengan munculnya ide-ide dan pemikiran-pemikiran baru untuk mencipatakan sesuatu yang baru. Dan karakteristik dari seorang wirausaha adalah
  1. Percaya diri : adanya keyakinan yang cukup tinggi atas kemampuan diri untuk mencapai keberhasilan.
  2. Berorientasikan tugas dan hasil : berorientasi pada laba, memiliki ketekunan dan ketabahan, memiliki tekad yang kuat, suka bekerja keras, energik dan memiliki inisiatif.
  3. Pengambil resiko : memiliki kemampuan mengambil resiko dan suka pada tantangan.
  4. Kepemimpinan : bertingkah laku sebagai seorang pemimpin, mudah berinteraksi dengan orang lain,suka terhadap kritikan dan saran yang membangun.
  5. Keorisinilan : memiliki jaringan bisnis yang luas, fleksibel, serta memiliki inovasi dan kreativitas tinggi.
  6. Berorientasi ke masa depan : Persepsi dan memiliki cara pandang/ cara pikir yang berorientasi pada masa depan.
  7. Jujur dan tekun : Memiliki keyakinan bahwa hidup itu sama dengan kerja.
2.       Bagaimana mengidentifikasi potensi kewirausahaan ?
Jawab :

1. Kemampuan inovatif
2. Toleransi terhadap kemenduaan (ambiguity)
3. Keinginan untuk berprestasi
4. Kemampuan perencanaan realistis
5. Kepemimpinan berorientasi pada tujuan
6. Obyektivitas
7. Tanggung jawab pribadi
8. Kemampuan beradaptasi (Flexibility)
9. Kemampuan sebagai pengorganisator dan administrator
10. Tingkat komitmen tinggi (survival)

3.       Mengapa disiplin ilmu kewirausahaan dapat diajarkan sebagai suatu disiplin ilmu yang independen?
Jawab :

Menurut Soeharto Prawirokusumo (1`997:4) pendidikan kewirausahaan telah diajarkan sebagai suatu disiplin ilmu tersendiri yang independen (independent academic disipline), karena:
1.  Kewirausahaan berisi body of knowledge yang utuh dan nyata distinctive, yaitu ada teori, konsep, dan metode ilmiah yang lengkap.
2. Kewirausahaan memiliki dua konsep, yaitu posisi venture strat-up dan venture-growth, ini jelas tidak masuk dalam kerangka pendidikan manajemen dan kepemilikan usaha (business ownership).
3. Kewirausahaan merupakan disiplin ilmu yang memiliki objek tersendiri, yaitu kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (ability to create new and different things).
4. Kewirausahaan merupakan alat untuk menciptakan pemerataan berusaha dan pemerataan pendapatan (wealth creation prosess an entrepreneurial endeavor by its own night, nation’s prosperity, individual self-reliance) atau kesejahteraan rakyat yang adil dan makmur.

4.      Jelaskan hal-hal yang menjadi objek studi kewirausahaan?
Jawab :

Menurut Soeparman Soemahdimidjaja ( 1997 ), objek studi kewirausahaan adalah nilai-nilai dan kemampuan ( ability ) seseorang yang diwujudkan dalam bentuk perilaku, meliputi:
1.      Kemampuan merumuskan tujuan hidup/usaha.
Dalam merumuskan tujuan perlu adanya perenungan dan koreksi, yang kemudian dibaca, diamati berulang-ulang sampai dipahami secara mendalam.
                  2.      Kemampuan memotivasi diri.
Yaitu untuk melahirkan suatu tekad keauan yang besar.
3.      Kemampuan berinisiatif.
Kemampuan untuk mengerjakan sesuatu yang baik tanpa menunggu perintah orang lain, yang dilakukan berulang-ulang sehingga kebiasan tersebut menjadi suatu inisiatif.
4.      Kemampuan berinovasi.
5.      Kemampuan membentuk modal material, sosial dan intelektual.
6.      Kemampuan mengatur waktu dan membiasakan diri.
7.      Kemampuan mental yang dilandasi agama.
8.      Kemampuan membiasakan diri dalam mengambil hikmah dari pengalaman yang baik maupun menyakitkan.

5.      Apa yang dimaksud dengan hakikat dari kewirausahaan ?
Jawab :

Hakikat dari kewirausahaan adalah sifat, ciri, dan watak seseorang yang memiliki kemauan dalam mewujudkan gagasan inovatif ke dalam dunia nyata secara kreatif.
Hakikat Kewirausahaan :
1. Suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan dasar sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses, dan hasil bisnis.
2. Kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda.
3. Proses penerapan kreatifitas dan inovasi
4. Suatu nilai yang diperlukan untuk memulai sesuatu yang berbeda yang bermanfaat.
6. Jelaskan pandangan berbagai ahli mengenai definisi kewiraushaan?
Jawab :
Thomas W Zimmerer
Kewirausahaan adalah penerapan kreativitas dan keinovasian untuk memecahkan permasalahan dan upaya memanfaatkan peluang-peluang yang dihadapi orang setiap hari.
Andrew J Dubrin
Seseorang yang mendirikan dan menjalankan sebuah usaha yang inovatif (Entrepreneurship is a person who founds and operates an innovative business).

Robbin & CoulterKewirausahaan adalah proses dimana seorang individu atau kelompok individu menggunakan upaya terorganisir dan sarana untuk mencari peluang untuk menciptakan nilai dan tumbuh dengan memenuhi keinginan dan kebutuhan melalui inovasi dan keunikan, tidak peduli apa sumber daya yang saat ini dikendalikan
PETER F. DRUCKER :Kewirausahaan merupakan kemampuan dalam menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda.










REFRENSI :
.         1. Masykur Wiratmo, 1994, Kewirausahaan: Seri diktat kuliah, Gunadarma,
             Jakarta.
2.  Alma, Prof. Dr. Buchari, 2007, Kewirausahaan, Edisi Revisi, Penerbit Alfabeta,
            Bandung.
3. http://dewaarka.wordpress.com/2009/08/21/kewirausahaan/
4. http://ga2y.wordpress.com/2008/01/30/inti-dan-hakikat-kewirausahaan/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar