Senin, 30 Mei 2011

Pengertian Gotong Royong

Pendidikan Kewarganegaraan

Disusun oleh :

Nama : Ryan Alfa Devota
NPM : 49210333
Kelas : 1DA03



UNIVERSITAS GUNADARMA
2011




KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat limpahan rahmatNya makalah Pendidikan Kewarganegaraan yang bertemakan “Pengertian Gotong Royong” ini dapat terselesaikan dengan sebaik-baiknya. Makalah ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan terutama bagi mahasiswa yang sedang mengikuti mata kuliah Pendidikan kewarganegaraan. Oleh sebab itu, sistematika dan uraian yang ada disesuaikan dengan materi tersebut. Meskipun demikian, makalah ini dapat juga dipergunakan untuk memberi dasar bagi praktisi, atau siapa saja yang mempunyai minat terhadap pengetahuan tentang Gotong Royong dengan mudah karena disampaikan dengan sistematika dan uraian yang sederhana. Mudah-mudahan segala upaya yang ada pada makalah ini dapat bermanfaat.
Tidak lupa disampaikan rasa terimakasih kepada Bapak Dosen Pendidikan Kewarganegaraan selaku pembimbing mata kuliah tersebut beserta rekan-rekan sekalian yang telah banyak membantu terselesaikannya makalah ini. Disadari bahwa makalah ini jauh dari sempurna. Untuk itu kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan.








PENDAHULUAN
Gotong royong merupakan salah satu ciri khas bangsa Indonesia khususnya Kab. Bulukumba, sebagaimana yang tertuang dalam pancasila yaitu sila ke- 3 “Persatuan Indonesia”. Perilaku gotong royong yang telah dimiliki Bangsa Indonesia sejak dahulu kala. Gotong royong merupakan keperibadian bangsa dan merupakan budaya yang telah berakar kuat dalam kehidupan masyarakat. Gotong royong tumbuh dari kita sendiri, prilaku dari masyarakat.
Namun seiring dengan waktu yang berjalan, perilaku kegotong royongan mulai memudar akibat pengaruh dari budaya luar yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia khususnya di Kab. Bulukumba. Seperti budaya individualisme dan materialisme yang telah merambah daerah perkotaan.
Oleh karena itu untuk mengetahui seberapa besar pengaruh budaya individualisme pada masyarakat, maka melalui penelitian ini kami mencari fakta pengaruh budaya individualisme dan materialisme ini.

PENGERTIAN
Gotong royong adalah suatu kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama dan bersifat suka rela agar kegiatan yang dikerjakan dapat berjalan dengan lancar, mudah dan ringan.
Contoh kegiatan yang dapat dilakukan secara bergotong royong antara lain pembangunan fasilitas umum dan membersihkan lingkungan sekitar.
Sikap gotong royong itu seharusnya dimiliki oleh seluruh elemen atau lapisan masyarakat yang ada di Kota Bulukumba. Karena, dengan adanya kesadaran setiap elemen atau lapisan masyarakat melakukan setiap kegiatan dengan cara bergotong royong. Dengan demikian segala sesuatu yang akan dikerjakan dapat lebih mudah dan cepat diselesaikan dan pastinya pembangunan di daerah tersebut akan semakin lancar dan maju. Bukan itu saja, tetapi dengan adanya kesadaran setiap elemen atau lapisan masyarakat dalam menerapkan perilaku gotong royong maka hubungan persaudaraan atau silaturahim akan semakin erat.
Dibandingkan dengan cara individualisme yang mementingkan diri sendiri maka akan memperlambat pembangunan di suatu daerah. Karena individualisme itu dapat menimbulkan keserakahan dan kesenjangan diantara masyarakat di kota tersebut.
Perubahan ekonomi Indonesia di bawah rezim Soeharto memungkinkan masuknya modal asing dan liberalisasi. Nilai-nilai budaya mulai dengan deras masuk dan menjadi bagian dari hidup masyarakat Indonesia. Kehidupan perekonomian masyarakat berangsur-angsur berubah dari ekonomi agraris ke industri. Indusri berkembang maju dan pada zaman sekarang tatanan kehidupan lebih banyak didasarkan pada pertimbangan ekonomi, sehingga bersifat materialistik. Maka nilai kegotong royongan pada masyarakat telah memudar.

Masalah:
- Kurangnya kesadaran warga tentang pentingnya gotong royong
- Kurangnya peran serta elemen atau lapisan masyarakat
- Kurangnya dukungan dari pemerintah
- Pengaruh budaya luar yang individualis dan materialis

Dampak:
- Memudarnya penerapan gotong royong masyarakat perkotaan di Bulukumba
- Timbulnya kesenjangan antar elemen masyarakat



DAFTAR PUSTAKA

pajriblog.blogspot.com
hasrilpmp.wordpress.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar